Tag-Archive for » Bella dan Edward «
Rabu, 09/06/2010 13:15 WIB
Vera Farah Bararah – detikHealth

(Foto: latimes)
Houston, Edward Cullen si remaja pemurung dan Isabella Swan yang suka bertindak nekat adalah salah satu gejala gangguan mental yang banyak dialami manusia. Karakter Twilight pun jadi ajang para praktisi untuk mendiagnosis gangguan kejiwaan.
Fenomena film Twilight ternyata tidak hanya mampu menghipnotis romantisme jutaan orang dari berbagai kelompok usia. Film ini juga menjadi alat pengajaran efektif para psikiater di Amerika.
Dalam film Twilight diceritakan Edward adalah seorang drakula berusia lebih dari 100 tahun tapi memiliki penampilan layaknya remaja 17 tahun. Sikap remajanya ditunjukkan dengan kondisi kemurungan.
Sedangkan Bella adalah remaja yang rela mengorbankan dirinya untuk masuk ke dalam bahaya atau risiko. Untuk kedua gangguan mental seperti ini menurut para psikiater adalah pengobatan dengan cara terapi perilaku kognitif untuk melawan pikiran negatifnya secara otomatis.
Analisa Bella dan Edward ini terungkap dalam konferensi Asosiasi Psikiater Amerika bulan lalu. Psikiater menganalisis neurosis pada Twilight adalah semacam alat pengajaran yang efektif dalam 12 minggu mata pelajaran dan dijuluki dengan ‘Therapy Bites’.
“Mahasiswa dalam disiplin kesehatan mental terkadang bisa belajar banyak tentang apa artinya menjadi manusia melalui film atau novel yang populer, hal ini sama baiknya dengan duduk bersama pasien,” ujar Glen Gabbard, profesor psikiatri dan psikoanalisis di Baylor College of Medicine di Houston, seperti dikutip dari Wall Street Journal, Rabu (9/6/2010).
Penggunaan buku dan film dalam mempelajari perkembangan kejiwaan sebagian besar karena karakter fiksi tidak perlu melindungi privasi seperti jika berhadapan dengan pasien nyata.
Kondisi ini berarti seseorang bisa mempelajari gejala dari ganguan psikiatri secara menyeluruh. Sedangkan jika menggunakan pasien, tidak semua orang mau menceritakan gejala yang dialaminya secara terbuka.
Dalam Twilight praktisi bisa mengevaluasi faktor biologis, psikologis dan budaya yang mempengaruhi masing-masing karakter, misalnya:
- Bisakah perubahan warna mata Edward sebagai gejala penyakit Wilson (kondisi langka yang menyebabkan tubuh harus mempertahankan kandungan tembaga).
- Mungkinkan minum darah sebagai salah satu bentuk pica (gangguan medis yang mana orang sering makan sesuatu yang tidak lazim).
- Mengenali gejala gangguan mental, beberapa ahli menyatakan dengan membaca Twilight bisa membantunya memahami kondisi pasien yang sebenarnya.
Dr. Rosegrant dalam Journal of the American Psychoanalytic Association tahun lalu menuturkan selain dari Twilight, buku-buku Harry Potter juga banyak menunjukkan kecemasan remaja, tema kekecewaan, perjuangan untuk sebuah identitas bahkan fantasi agresi.
Namun demikian pemikiran ini tidak disetujui oleh semua pihak, karena para kritikus berpendapat bahwa mempelajari kondisi manusia melalui fiksi adalah sesuatu yang tidak realistis.
(ver/ir)
========================
source:
http://health.detik.com/read/2010/06/09/131540/1374807/763/menganalisa-gangguan-mental-bella-dan-edward
